Welcome To Our Blog
gravatar

Jusuf Kalla Bantah New 7 Wonders Bangkrut

Jusuf Kalla Bantah New 7 Wonders Bangkrut



Duta Untuk Komodo, Jusuf Kalla membantah organisasi New 7 Wonders of the World adalah perusahaan yang bangkrut, karena fakta yang sebenarnya terjadi adalah likuidasi N7W dari perusahaan ke yayasan.
"Itu hanya pergunjingan dari satu atau dua orang, karena kebangkrutan itu sesungguhnya tidak ada, melainkan hanya likuidasi dari perusahaan ke yayasan," katanya di Surabaya, Rabu ((09/11/2011).
JK mengemukakan hal itu di sela-sela seminar kewirausahaan yang digelar Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Unair bekerja sama dengan PT Semen Gresik (SG) dalam rangka Dies Natalis ke-57 Unair.
Mantan Wapres itu mengaku heran dengan pergunjingan kepada orang yang memajukan daerah. "Saya heran, ini ada orang ingin memajukan daerah, kok ada yang nggak enak badan. Kayaknya, dulu juga begitu, dulu ribut soal PSSI," katanya.
Sebelumnya Duta Besar RI untuk Swiss, Djoko Susilo mengungkapkan kalau yayasan N7W milik Bernard Weber itu banyak memiliki kejanggalan. Dalam investigasinya disebutkan Swiss tidak mengizinkan sebuah perusahaan hanya memiliki kantor virtual tanpa alamat dan organisasi asli.
Selanjutnya tidak ada karyawan N7H yang ditemukan di museum Le Corbusier di Bern yang sebelumnya disebut sebagai markas N7H. Padahal Joko menempatkan staffnya beberapa hari.
Selain itu, menurut Joko. warga Swiss yang berkunjung ke Pulau Komodo mengaku tahu dari UNESCO dan sumber lain, tetapi tidak N7W. Joko meminta tidak terpukau dengan keberhasilan yayasan membuat N7W pada 2007 dan menyerukan stop SMS kalau tetap ada embel-embel membayar sejumlah uang. (antara/dar)