Welcome To Our Blog

Archives

gravatar

Mobil dengan Koneksi Internet

Menyusul kehadiran smartphone dan tablet komputer, para pengendara sekarang menjadi sasaran pasar untuk penjualan alat komunikasi terbaru berikutnya. Para produsen kendaraan memukau pengunjung dengan teknologi Internet model terbaru dalam pameran otomotif IAA.

Dulu sempat ada pameran mobil yang memuaskan obsesi penggila otomotif dengan mesin bertenaga kuat serta desain yang mengkilap. Dengan fasilitas ramalan cuaca yang terkomputerisasi, para produsen tersebut percaya bahwa di masa yang akan datang, mobil tidak hanya akan berperan sebagai alat transportasi semata, namun juga rumah atau kantor kedua. Para pengemudi akan memiliki akses untuk menggunakan email mereka dan tetap tehubung dengan jejaring sosial meski sedang berada di jalanan.

BMW, produsen kenamaan asal Jerman, telah menawarkan sistem komputer yang dilengkapi akses Internet. Fasilitas tersebut mampu menunjukkan lokasi restoran, ATM terdekat atau bahkan lokasi parkir gratis.

Sebagai pesaingnya, Daimler tak mau kalah. Mereka menghadirkan komputer yang terhubung untuk memberikan akses Internet kepada pengendara selama mobil diparkir.

Dengan konsep baru dunia otomotif yang dipamerkan dalam IAA baru-baru ini tersebut, Ford Evos menawarkan fasilitas mobil yang bisa memanjakan penggunanya. Mulai dari penyesuaian suhu kabin hingga akses ke sistem hiburan untuk mendengarkan berita atau musik.

"Mobil yang berhasil harus menyajikan gaya hidup, kenyamanan serta ramah lingkungan," ujar Stephan Reith dari firma konsultasi Bozz & Company.

Mobil dengan teknologi Internet diprediksi akan menggebrak dalam beberapa tahun mendatang.

Dipercaya, satu dari dua pengemudi di Jerman menginginkan akses Internet dalam mobil. "Dan ketika pasar berkata, 'Itulah yang kami inginkan,' maka itu jugalah yang kami berikan," ujar analis LBBW, Frank Biller.

"Konektivitas menjadi tren terbesar," lanjutnya.

Produsen suku cadang otomotif seperti Bosch di Jerman dan Valeo di Perancis sedang sibuk berinvestasi untuk teknologi komputer. Valeo misalnya, menemukan sistem yang bisa memarkirkan kendarann tanpa pengemudi.

Namun, fasilitas baru tersebut tak menjamin keamanan seratus persen, karena adanya faktor dari pengemudi sendiri.

Yang menjadi tantangan adalah memenuhi keinginan pelanggan tanpa mengesampingkan keamanan berkendara, menurut anggota dewan BITKOM, Martina Koederitz.

Masih ada ancaman keamanan lainnya. Grup piranti lunak anti-virus asal A.S., McAfee, memperingatkan akan kemungkinan munculnya serangan hacker di sistem komputer kendaraan.

"Pembajakan akun surat elektronik atau laptop telah umum diketahui. Namun saat mobil-mobil dibajak, maka kita akan menghadapi masalah sistem keamanan yang serius," ujar manajer umum McAfee, Stuart McClure.

Para ahli perlindungan data pun mengingatkan para kendaraan mengenai volume data yang tersimpan, terutama di mobil-mobil elektrik, yang bisa digunakan untuk melacak keberadaan seseorang.

Read More...
gravatar

Kostum Kandang Gampang Basah, Pemain Barcelona Protes


TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA – Kualitas kostum kandang Barcelona yang dinilai mudah kuyup akibat keringat, dikeluhkan oleh para pemain di tim Azulgrana tersebut. Para pemain Barcelona mengeluh karena kostum mereka menjadi bertambah berat dua kali lipat setelah digunakan bermain selama 45.
Kostum tim Barcelona memang dirancang khusus hanya untuk skuad asuhan pelatih Pep Guardiola itu. Menurut Guardian, sehelai kostum kandang Barcelona yang berwarna merah-biru, berbobot 200 gram sebelum pertandingan. Namun saat turun minum, keringat membuat beratnya bertambah sampai 500 gram.
Hal tersebut membuat pemain tidak nyaman dan pada Jumat kemarin, Barcelona menggelar pertemuan dengan produsennya, Nike, untuk mencari solusi.
"Tim produksi Nike berusaha mengatasi masalah berkaitan dengan kostum kandang Barcelona. Semua masalah berkaitan dengan produk ditangani dengan serius dan diharapkan ada solusi setelah produk itu dites," ujar juru bicara Nike.

Read More...
gravatar

Siswa di Bulukumba Belajar di Kandang Ayam


Bulukumba: Karena ganti rugi lahan sekolah belum dibayarkan, pemilik lahan akhirnya menyegel Sekolah Dasar Negeri 277 Pangi Pangi di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Akibatnya murid-murid terpaksa belajar di kolong rumah yang sebelumnya kandang ayam.
Ruang kelas untuk belajar dipakai sebagai kandang ayam usai proses belajar-mengajar. Itu sebabnya tiap pagi sebelum mulai belajar, murid dan guru membersihkan kelas dari kotoran ayam yang baunya tentu sangat mengganggu. Belajar makin tak nyaman karena murid harus duduk di lantai.
Bagian atas rumah panggung juga dijadikan ruang kelas merangkap ruang guru. Tidak ada fasilitas belajar yang memadai di dalamnya. Apa boleh buat. Kondisi ini sudah berlangsung selama dua tahun terakhir setelah mereka terusir dari gedung sekolah sebelumnya.
Permohonan kepada pemerintah untuk memperbaiki situasi di SDN 277 berulangkali diajukan. Namun pemerintah seolah tuli. Belum ada tanda-tanda murid-murid bisa belajar di ruang kelas yang baik. Bila pemerintah mengklaim selalu menaikkan anggaran pendidikan, lalu siapa yang menikmatinya(JUM)

Read More...
gravatar

video raditya dika




Read More...
gravatar

video raditya dika kocak abis




Read More...
gravatar

video raditya dika lucu abis









Read More...
gravatar

Soal Logika

Ada seorang bapak tua ingin membagikan kambing miliknya ke tiga orang anaknya.
Seorang bapak memiliki 17 ekor kambing dan 3 orang anak.
Anak pertama mendapat setengah nya, anak kedua mendapat sepertiganya, dan anak bungsu, karena masih kecil, mendapat seperdelapannya. 

Bagaimana cara membagikan keseluruh kambingnya tetapi tidak ada kambing yang dipotong atau tidak dibagikan?

Read More...
gravatar

Bob: Wajar, Pelatih Memaki Pemain!


INILAH.COM, Jakarta - Setelah kekalahan melawan Bahrain, sempat beredar kabar bahwa para pemain timnas merasa jengkel dengan pernyataan yang dilontarkan pelatih Wim Rijsbergen. Bahkan, beredar isu bahwa pemain mengancam akan mogok.
Indonesia kembali takluk dalam pertandingan lanjutan Grup E babak ketiga pra-Piala Dunia zona Asia. Setelah sebelumnya kalah dari Iran tiga gol tanpa balas, timnas Merah Putih kembali kalah dengan skor 2-0 saat menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB.
Dalam keterangan persnya setelah pertandingan, pelatih timnas Wim Rijsbergen mengungkapkan bahwa para pemainnya memang tidak pantas menang di pertandingan tersebut karena tampil buruk dan gampang kehilangan bola.
Hal itu kabarnya menyulut emosi pemain. Bahkan, beredar isu bahwa para pemain tidak akan membela timnas saat pertandingan melawan Qatar 11 Oktober mendatang.
Kabar lain yang beredar juga menyebutkan bahwa para pemain timnas merasa tak terima dengan sikap Wim yang memaki-maki mereka di ruang ganti seusai pertandingan.
Terkait hal itu, Bob Hippy menegaskan bahwa pelatih memaki-maki pemain adalah sebuah hal wajar. Dia juga menuturkan bahwa PSSI akan berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan mental dan kepercayaan diri para pemain.
“Kalau soal maki-maki pemain, seperti Fabio Capello memaki-maki Frank Lampard, saya rasa juga normal-normal saja. (Jose) Mourinho juga begitu. Mungkin karakter Wim ya seperti itu,” ungkapnya di Kantor Sekretariat PSSI, Kamis (8/9/2011) WIB.
“Saya kira kembali kepada diri masing-masing. Ini untuk negara untuk semuanya jadi harus tahan diri. Ini perjuangan harus penuh dengan segala rintangan.”
“Kami akan berusaha agar mental pemain bisa naik lagi. Kita akan ngomong sama-sama lagi, apa solusi yang terbaik untuk kita. Pokoknya harus hati ke hati lagi menyelesaikan masalahnya.”
Terkait isu pemogokan para pemain timnas, Bob meminta para pemain untuk bersikap profesional untuk melaksanakan kewajiban mereka.
“Kalau saya bilang, kenapa harus sakit hati? Apa pernah saya kurangi kewajiban dan hak mereka. Soal makian, itu mungkin karakter pelatih masing-masing. Saya rasa kita harus profesional,” tandasnya.

Read More...
gravatar

Ulang Tahun Presiden Diperingati Sederhana


Jakarta (ANTARA) - Ulang tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat (9/9) akan diperingati secara sederhana seperti kelaziman tahun-tahun sebelumnya ditandai dengan acara syukuran kecil yang dihadiri oleh keluarga.
Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan hingga Kamis (8/9) belum ada informasi acara khusus peringatan ulang tahun kepala negara yang ke-62 tersebut.
"Sementara saya belum mendapat informasi biasanya memang ada syukuran kecil yang sifatnya sangat keluarga," kata Julian.
Namun demikian, Julian mengatakan pada Jumat besok Presiden tetap bekerja seperti biasa dan dimungkinkan ada agenda-agenda kegiatan seperti biasa.
"Pagi tetap ada acara dan kegiatan seperti biasa, ada acara internal juga," katanya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lahir di Pacitan pada 9 September 1949. Presiden Yudhoyono merupakan anak tunggal dari pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah.

Read More...
gravatar

Memecat Wim Rijsbergen Bukan Pilihan Bijak


Judul di atas bukan bermaksud untuk membela pelatih kepala tim nasional Indonesia, Wilhelmus Gerardus Rijsbergen. Tapi untuk mencoba mengajak sebagian pecinta bola tanah air mendinginkan kepala.
Usai Indonesia ditekuk Bahrain 0-2 di pertandingan kedua putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia, Selasa (6/9), kecaman dan kritik pedas melayang ke PSSI dan paling utama ialah pelatih Wim Rijsbergen. Sebelum ditekuk Bahrain, Indonesia dibungkam Iran dengan skor 3-0.
Rijsbergen dinilai banyak kalangan tidak mampu mengolah potensi dan kemampuan Firman Utina dkk. Orang-orang semakin kesal dengan Rijsbergen yang menyalahkan anak asuhnya saat jumpa pers pasca pertandingan kedua Grup E tersebut.
"Mereka bukan tim saya. Mereka bukan pemain pilihan saya. Tim ini tidak siap berlaga di level internasional seperti ini," cetus pria Belanda tersebut.
Yang lebih menghebohkan ialah muncul kabar kalau Rijsbergen memaki dengan kata-kata kasar kepada seluruh pemain timnas di ruang ganti saat turun minum di laga melawan Bahrain. Hal itu diungkapkan oleh Alfred Riedl, mantan pelatih kepala timnas Indonesia, saat diwawancarai oleh situsGoal.com, Kamis (8/9).
"Saya mendengar dari berbagai saksi bahwa pelatih menghina pemain saat turun minum melawan Bahrain. Dia berteriak "f*ck you all, apabila kalian tidak bermain baik di babak kedua saya akan tendang kalian semua dari tim ini (If you don't play better in the second half I will kick all of you out). Bukan main tapi sungguh nyata!," jelas Riedl.
Desakan pun muncul kepada PSSI untuk memecat Rijsbergen dan menggantinya dengan sosok Rahmad Darmawan atau Alfred Riedl, yang sebelumnya 'dibuang' PSSI.
Tapi apakah situasi akan membaik apabila Rijsbergen dipecat? Ingat, Indonesia akan kembali menjalani pertandingan ketiga putaran ketiga PPD 2014 zona Asia melawan Qatar pada 11 Oktober 2011 nanti.
Dengan waktu yang sangat singkat, mustahil timnas akan meraih hasil bagus saat menghadapi Qatar jika ada pergantian pelatih. Pelatih yang baru, siapa pun dia, butuh adaptasi yang cukup. Begitupula para pemain.
Malah dikhawatirkan kondisi mental para pemain timnas semakin tidak menentu jika ada pergantian pelatih.
Meski nama Riedl sempat menjadi trending topic di situs jejaring sosial Twitter usai laga Indonesia vs Bahrain, bukan berarti pelatih asal Austria itu langsung bisa menyulap timnas menjadi tim yang hebat. Rahmad Darmawan pun sebaiknya tetap diberikan kebebasan mengolah timnas U-23 yang sedang berlatih untuk menghadapi SEA Games Jakarta-Palembang. Jangan sampai konsentrasi Rahmad terpecah karena harus menangani dua tim yang berbeda.
SEA Games Jakarta-Palembang sangat penting, apalagi timnas U-23 diisi banyak pemain muda berbakat yang sangat sayang jika tidak ditangani dengan optimal.
PSSI sebaiknya tetap mempertahankan Wim Rijsbergen sampai timnas benar-benar melewati semua pertandingan putaran ketiga kualifikasi PPD 2014 zona Asia. Sembari tetap menekankan profesionalisme kepada Rijsbergen.
Ada baiknya dalam waktu dekat PSSI mengajak Rijsbergen, staf kepelatihan dan seluruh anggota timnas duduk bersama membicarakan masalah yang ada dan mencari jalan keluarnya. Solusi di timnas bisa dicari dengan cara komunikasi yang baik.
Rijsbergen pasti kecewa dengan dua hasil yang diraih timnya, begitupula Bambang Pamungkas dkk. Yang penting keharmonisan dan kebersamaan tim jangan sampai hancur karena hal-hal yang bersifat emosional sesaat.

Read More...
gravatar

Mantap, Gaji Pemain Timnas Naik Tiga Kali Lipat


INILAH.COM, Jakarta - Isu keterlambatan pembayaran gaji pemain timnas dibantah oleh Ketua Umum PSSI Johar Arifin. Dia menuturkan justru gaji para pemain naik tiga kali lipat.
"Tidak ada gaji pemain yang tersendat. Kami sudah bayar sebelum mereka pergi ke Jordania. Semua kami angkat tiga kali lipat dari yang mereka terima sebelumnya. Itu laporan dari bendahara. Saya juga cek kepada pemain," tuturnya di Kantor Sekretariat PSSI, Kamis (8/9/2011) WIB.
"Bonus pun kami sudah umumkan. Kalau menang lawan Iran, kami janji kasih Rp 45 juta. Kalau menang di kandang, bonusnya Rp 40 juta. Kami tetap berikan penghargaan kepada mereka," sambungnya.
Setelah memetik dua hasil buruk di babak ketiga Grup E kulaifikasi Piala Dunia zona Asia, timnas Indonesia dihadapkan pada sebuah kisruh internal. Para pemain dikabarkan merasa kecewa dengan pernyataan pelatih Wim Rijsbergen yang menyatakan bahwa para pemainnya tak pantas menang saat menghadapai Bahrain.
Para punggawa Garuda juga dikabarkan merasa kesal dengan sikap Wim yang memaki-maki mereka di ruang ganti saat timnas kalah dari Bahrain.
"Ya, semua pemain kecewa. Namun, inilah yang terjadi sebagai manusia, mungkin dia melepaskan rasa kecewanya. Tapi yang penting pemain dan pelatih fokus pada pertandingan yang tersisa," tandasnya.

Read More...
gravatar

Riedl: Wim Tidak Layak Melatih Timnas Indonesia


REPUBLIKA.CO.ID,Usai didepak dari jabatan pelatih timnas Indonesia oleh rezim PSSI anyar, Alfred Riedl sempat memosisikan diri di pihak netral terhadap sang suksesor, Wim Rijsbergen.
Namun, dengan catatan Tim Merah-Putih yang melempem di tangan pria Belanda berusia 59 tahun itu, kalah beruntun di tiga partai terakhir -- satu di laga ujicoba kontra Yordania dan sisanya di kualifikasi Piala Dunia 2014, ditambah sikapnya yang keras terhadap Firman Utina cs., Riedl pun tak segan mencap Wim tak pantas menangani Indonesia.
Opini tersebut diungkapkan Rield dalam wawancara dengan pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia, Bima Said, Kamis (8/9).
Selain itu, eks arsitek Vietnam dan Laos itu juga menyampaikan perkembangan upayanya dalam kasus melawan PSSI yang dianggap banyak pihak tak punya alasan kuat memecatnya.
Namun, meski telah dikecewakan, Riedl ternyata tak menutup pintu terhadap probabilitas kembali menangani Tim Garuda. Berikut kutipan wawancaranya:
GOAL.com: Bagaimana tanggapan Anda terhadap kekalahan yang dialami Indonesia dari Iran dan Bahrain?
Alfred Riedl: Saya hanya menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Bahrain. Mereka bermain tanpa inspirasi, spirit dan lemah secara taktis.
GOAL.com: Anda memilih pemain-pemain ini sebelum timnas ditangani Wim Rijsbergen. Dari dua kekalahan tersebut, apa yang berubah dari permainan timnas?
Alfred Riedl: Hampir semua pemain saya pilih karena mereka yang terbaik di Indonesia - pemain yang sama yang lolos melawan Turkmenistan. Tentunya bisa mengganti dua atau tiga pemain dengan yang lain tapi tidak lebih dari itu. Pertanyaannya adalah, apa yang dilakukan staf pelatih dengan para pemain? Bagaimana mereka mengatasi tekanan terhadap pemain, dan lain-lain? Banyak hal yang perlu dipertanyakan kepada pelatih dan staf teknisnya.
GOAL.com: Apa tanggapan Anda mengenai pernyataan Wim Rijsbergen usai pertandingan melawan Bahrain, yang menyebut pemain-pemain Indonesia yang Anda pilih tidak siap di level internasional?
Alfred Riedl: Hal itu tergantung pemahaman Anda terhadap level internasional. Dia harus melatih dan membimbing timnas Indonesia. Tim ini bukan Jerman atau Belanda! Dia harus tahu di mana dia bekerja! Minimal para suporter ingin melihat pemain berlari dan berjuang.
GOAL.com: Apa komentar Anda tentang sikap Wim yang menyalahkan para pemain timnas usai kekalahan dari Bahrain?
Alfred Riedl: Ketika Rijsbergen ditunjuk [sebagai pelatih timnas], saya bersikap netral terhadap pelatih baru. Tapi, saya mendengar dari berbagai saksi bahwa pelatih menghina pemain saat turun minum melawan Bahrain. Dia berteriak "f*ck you all, apabila kalian tidak bermain baik di babak kedua saya akan tendang kalian semua dari tim ini" [If you don't play better in the second half I will kick all of you out.] Bukan main tapi sungguh nyata! Daripada memberi semangat kepada para pemain usai tertinggal 1-0, dia malah menghina mereka. Di Eropa, [kalau seperti itu] Anda bisa langsung dipecat, atau pemain memukul Anda! Setelah itu saya tidak lagi berpihak pada Rijsbergen. Dia tidak layak menjadi pelatih timnas Indonesia! Sekitar tujuh pemain sudah mengumumkan mereka tidak akan lagi bermain di bawah pelatih ini. Masalah besar bagi PSSI.
GOAL.com: Banyak yang menginginkan Anda kembali menangani timnas. Bahkan Anda sempat menjadi trending topic di Twitter usai pertandingan melawan Bahrain. Komentar Anda?
Alfred Riedl: Kami tidak mampu memenangkan Piala AFF tapi kami mampu mengubah perasaan para suporter untuk timnas. Kedisiplinan, yang menjadi masalah pada tim sekarang ini seperti Boaz [Solossa], [Ian Louis] Kabes, dan [Kurnia] Meiga, juga komitmen kepada bangsa, iktikad, suatu hal baru yang dilihat suporter Indonesia telah lahir. Kami membangun antusiasme baru. Mungkin suatu hari saya akan kembali bekerja untuk timnas. Dalam bisnis gila ini Anda tidak akan pernah tahu.
GOAL.com: Jadi, apabila kasus dengan PSSI telah diselesaikan, dan PSSI kembali menawarkan tugas melatih timnas Indonesia, apakah Anda akan menerima?
Alfred Riedl: Ya, saya ulangi. Mungkin suatu saat nanti saya bisa kembali bekerja untuk timnas. Anda tidak akan pernah tahu dalam bisnis ini.
GOAL.com: Bagaimana perkembangan kasus Anda yang telah dilaporkan ke FIFA?
Alfred Riedl: Kasus dengan PSSI sudah beberapa minggu masuk FIFA, dan mereka akan mengambil keputusan. Saya hanya sekali bertemu dengan PSSI, sekitar dua minggu setelah saya dipecat. Sejak itu tidak pernah berhubungan lagi dengan PSSI.
GOAL.com: Apa harapan Anda dalam kasus FIFA ini?
Alfred Riedl: FIFA akan mengambil keputusan yang tepat. Mereka akan membantu saya!
GOAL.com: Bagaimana masa depan Anda? Apakah Anda telah ditawari pekerjaan oleh klub Indonesia atau negara lainnya?
Alfred Riedl: Saya akan terbang ke Laos dalam beberapa hari ke depan untuk berdiskusi [dengan asosiasi sepakbola Laos]. Ada perbincangan lainnya dengan sejumlah pihak, termasuk di Indonesia. Kemungkinan besar saya akan meninggalkan Jakarta dalam dua pekan ke depan kalau tidak ada hal luar biasa yang terjadi.

Read More...
gravatar

Ratusan Mahasiswa Beri Kado 9 Kerbau pada Ultah SBY


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari ini 9 September 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merayakan hari ulang tahunnya yang ke-62.
Terkait hal tersebut beberapa pemuda dan mahasiswa berencana akan melakukan long march dari gedung Indosat menuju Istana Negara, Jumat (9/9/2011) siang ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnews.com, dalam aksi yang rencananya akan dilakukan tepat pukul 13.00 WIB itu ratusan massa akan berkumpul di titik pusat kegiatan yakni di depan Istana.
Tidak hanya itu, massa juga sudah menyiapkan kado spesial untuk ultah SBY. Mereka akan memberikan hadiah berupa pawai bisu 9 kerbau, 9 boneka SBY Pinokio.
Pawai juga akan diakhiri dengan seremonial "hormat kerbau" (menunggingi Patung SBY).

Read More...
gravatar

PSSI Siap Bayar Kompensasi Riedl


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PSSI siap membayar sisa kontrak mantan pelatih Alfred Riedl sebagai bagian dari penyelesaian polemik kontrak dengan pelatih berkebangsaan Austria itu. Menurut Ketua Komite Bidang Timnas PSSI, Bob Hippy, PSSI hanya bersedia membayar jikalau sesuai dengan kesepakatan.
"Intinya kita ingin menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya. Apa itu harus membayar sisa kontrak atau yang lain, kami akan selesaikan asal sesuai dengan fakta-fakta yang ada," ujar Bob Hippy kepada wartawan di kantor PSSI, Selasa (6/9).
Menurut PSSI sendiri, sisa kontrak masih bisa dirundingkan. Dia memaklumi bahwa ada perbedaan persepsi antara dua belah pihak. Riedl ingin sisa kontrak dibayar hingga kontrak usai. Sedangkan PSSI menawar membayar sisa kontrak hanya sebagian. "Tapi asalkan ada niat baik, pasti ada titik temu," ujarnya.
Bob mengakui bahwa dalam pertemuan dengan perwakilan FIFA, Thierry Reganas di kantor PSSI, persoalan Riedl turut dibahas. "Intinya dia ingin persoalan ini dibahas secara baik-baik dan kita bersedia menyelesaikannya," pungkasnya.

Read More...
gravatar

Kalah dari Bahrain, Saatnya Ganti Wim Rijsbergen?


Oleh Komang Agus Ruspawan*
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PELATIH Timnas Indonesia Wim Rijsbergen merealisasikan janjinya untuk bermain menyerang saat menjamu Bahrain. Bahkan Wim menurunkan tiga striker sekaligus sejak menit awal pertandingan.
Wim memang tidak memakai formasi 4-3-3 ala Belanda, yang menjadi trade mark negeri leluhurnya sekaligus gaya yang pernah dianutnya ketika memperkuat De Oranje di Piala Dunia 1974 dan 1978 yang berakhir di posisi runner up. Mantan asisten pelatih Trinidad dan Tobago di Piala Dunia 2006 ini memilih formasi 4-2-3-1.
Ia memasang Cristian Gonzales sebagai target man. Dua striker lain, Bambang Pamungkas, bermain di belakang Gonzales, dan Boaz Solossa dimainkan sebagai winger kanan. Posisi winger kiri diisi Muhammad Ridwan.
Gelandang Firman Utina dan Ahmad Bustomi dipasang sejajar sebagai holding midfielder. Keduanya bertugas menjaga keseimbangan tim dan menyusun skema serangan.
Wim berharap serangan mengalir dari kedua winger, Ridwan dan Boaz. Keduanya diinstruksikan untuk melakukan terobosan dari sisi sayap.
Bambang berperan sebagai pembagi bola dan sesekali muncul dari second line (come from behind) untuk menyambut umpan-umpan dari Boaz maupun Ridwan.
Sayangnya strategi ini sama sekali tidak berjalan. Justru membuat permainan tidak berkembang dan lini tengah meninggalkan lubang. Akhirnya dua gol bersarang.
Yang pantas mendapat sorotan dari strategi Wim adalah keputusannya memainkan Bambang. Kenapa mesti memaksakan Bambang untuk bermain dan menggunakan formasi 4-2-3-1?
Kehadiran Bepe membuat Boaz harus bermain melebar. Ini tentunya tidak efektif. Menjauhkan jarak Boaz dengan gawang lawan bukan keputusan bijak.
Striker terbaik Indonesia ini menjadi minim kesempatan untuk melakukan akselerasi langsung ke gawang lawan. Padahal kita ketahui ia memiliki skill individu hebat dan naluri gol tinggi.
  
Dengan bermain di sayap kanan --padahal Boaz seorang kidal-- membuat pemain Persipura Jayapura ini lebih banyak berperan sebagai pengumpan. Nyaris ia tak memiliki kesempatan untuk mencetak gol.
Akan lebih ideal Boaz dimainkan sebagai striker murni berduet dengan Gonzales di depan. Ia akan lebih berbahaya karena akan berhadapan langsung dengan pertahanan terakhir dan kiper lawan.
Di sisi lain, keputusan menurunkan Bepe dan formasi 4-2-3-1 membuat lini tengah sedikit rapuh karena hanya mengandalkan dua gelandang. Ada ruang kosong tak terisi sehingga memberi kesempatan pemain Bahrain mengembangkan permainan.
Keputusan memainkan Firman terlalu di belakang membuat perannya sebagai playmaker tak maksimal. Selama ini Firman merupakan jantung permainan. Namun akselerasinya menjadi terbatas karena ada Bambang di depannya, dan ia juga harus memikirkan membantu pertahanan.
Mungkin lebih bijak bila Wim tak memaksakan memainkan Bepe dan formasi 4-2-3-1. Pelatih Belanda ini lebih baik mengusung pola pakem 4-4-2 untuk menjaga keseimbangan tim dan berani mengorbankan Bepe.
Dengan 4-4-2 lini tengah menjadi lebih seimbang. Boaz pun bisa diduetkan dengan  Gonzales di depan sehingga lebih banyak mendapat kesempatan mengancam gawang lawan.     Pelatih yang digantikan Wim, Alfred Riedl, termasuk berhasil dengan formasi 4-4-2. Meski harus diakui level kekuatan Bahrain dengan negara-negara Asia Tenggara di Piala AFF 2010 tak sebanding, namun setidaknya strategi Riedl lebih mampu menjaga keseimbangan dan kedalaman tim.
Wajar kerinduan akan sosok Riedl --yang dipecat PSSI tanpa alasan jelas-- pun mulai menghinggapi suporter Timnas Indonesia. Sebaliknya suara sumbang untuk pelengseran Wim mulai terdengar sayup-sayup.
"Ganti pelatih...ganti pelatih...!" Begitulah teriakan beberapa suporter timnas di bangku VIP saat Pasukan Garuda tertinggal 0-2 dari Bahrain dan pertandingan dihentikan menyusul hujan petasan di GBK.
Apakah memang sudah sepantasnya Wim diganti?
* Pengasuh rubrik Superball Tribun Network

Read More...
gravatar

Indonesia Terancam Sanksi FIFA


Liputan6.com, Jakarta: Indonesia terancam sanksi dari FIFA terkait adanya petasan dalam pertandingan Timnas melawan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (6/9). Jika itu terjadi sangat merugikan Bangsa Indonesia.
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mengatakan, sanksi FIFA bukan hanya merugikan Timnas Indonesia. Tapi juga nama baik bangsa. Indonesia bisa dilarang menggelar pertandingan lanjutan di depan. Selain itu bisa juga membuat rencana ujicoba melawan sejumlah klub dari Eropa maupun pertandingan persahabatan batal dilakukan.
Djohar berharap, penonton Indonesia bisa lebih dewasa di masa mendatang dengan cara semua peraturan. Dia heran petasan bisa masuk ke stadion, meski sudah dilarang dan diperiksa petugas di pintu masuk.
Saat ini Djohar tidak mau menduga-duga sanksi yang akan diberikan FIFA. Jika melihat mekanisme, pengawas pertandingan akan mengirim laporan ke FIFA. Setelah itu baru FIFA melihat, ini merupakan pelanggaran atau tidak.
Jika pelanggaran, FIFA akan mengirim surat ke PSSI. Lalu PSSI diberi hak untuk menjawab surat tersebut. Setelah itu baru FIFA bersidang, apakah ada sanksi atau tidak(ULF)

Read More...
gravatar

Cuma Enam Hari Gantungkan Seragam, Petraeus Dilantik Jadi Kepala CIA


REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON--Enam hari setelah menggantungkan seragamnya, Jenderal David Petraeus mengakhiri masa pensiun singkat dari dinas militernya pada Selasa ketika ia diambil sumpah sebagai direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat. Wakil Presiden Joe Biden memimpin upacara pelantikan di ruang Roosevelt, Gedung Putih. Saat pelantikan Petraeus mengenakan jas dan dasi. 
Petraeus, 58 tahun, yang menanggapi pertanyaan-pertanyaan mengenai apakah dia akan terlalu dekat dengan militer sebagai kepala CIA, mengatakan dia tak mempertahankan pembantu-pembantunya yang berseragam atau mantan Angkatan Darat dan akan beradaptasi dengan tugas yang lebih banyak berurusan dengan sipil sebagai pimpinan badan intelijen. 
"Kita melakukan ini hari ini di Ruang Roosevelt karena jangan ada waktu terbuang. Presiden ingin dia melaksanakan tugas itu," kata Biden. "Tugas, kehormatan dan negara. Kata-kata itu melekat dalam benak saya pada hari saya bertemu Anda di Afghanistan. Anda telah memiliki karir cemerlang, jenderal. Anda berhasil dalam apa pun yang telah Anda kerjakan," kata Biden kepada Petraeus.
Keduanya berbeda dalam beberapa aspek strategi perang. Petraeus, dalang strategi penempatan pasukan AS di Iraq, secara resmi pensiun Rabu setelah berkarir di dinas militer selama 37 tahun.
Jabatan terakhirnya adalah panglima pasukan pimpinan NATO di Afghanistan. "Terima kasih kepada Presiden Obama atas kepercayaannya pada seorang serdadu gaek. Saya punya masa pensiun besar, hanya sepekan saja," kata Petraeus. Upacara pelantikan Petraeus dihadiri istrinya Holly, Direktur Inteljen Nasional James Clapper dan penasehat anti-terorisme Gedung Putih, John Brennan.

Read More...
gravatar

Rowan Atkinson: Tak Ada Lagi Mr. Bean


Walau cukup tenar, mungkin ada beberapa orang yang mengaku tak kenal Rowan Atkinson. Tapi jika menyebut MR. BEAN, pastilah hampir tak ada yang tak kenal. Sayangnya, sepertinya para fans takkan bisa lagi menikmati aksinya yang konyol.
Dari seluruh peran yang pernah dimainkannya selama ini, bisa dibilang MR.BEAN adalah yang paling sukses. Sosok ikonik ini pertama kali muncul sebagai serial TV di tahun 1990 dan mengudara selama 5 tahun berturut-turut. Namun gaya dan sosok Mr. Bean tak lantas berhenti mengocok perut para penggemarnya, karena bertahun-tahun kemudian publik terus mengenalnya lewat serial TV, DVD, maupun serial kartun adaptasinya.
Sayangnya, sang aktor, Atkinson, mengaku sudah selesai dengan perannya sebagai Mr. Bean. Aktor asal Inggris ini hampir tak bisa membayangkan dirinya akan sekali lagi bermain sebagai karakter yang membesarkan namanya ini.
"Aku akan sangat terkejut kalau akhirnya aku memerankan Mr. Bean lagi. Kurasa aku sudah pernah memainkan Mr. Bean untuk terakhirnya, walaupun memang tak seharusnya kita bilang tidak mungkin lagi, tapi kurasa Mr. Bean sudah berakhir," ujar sang aktor saat mempromosikan film terbarunya, JOHNNY ENGLISH REBORN.
Sebelumnya, Atkinson juga pernah memerankan sosok Mr. Bean dalam layar lebar berjudul MR. BEAN HOLIDAY empat tahun lalu. Terakhir, Atkinson membintangi dua film JOHNNY ENGLISH dan LOVE ACTUALLY di tahun 2003. Bye-bye Mr. Bean! (spl/mae)

Read More...
gravatar

Denny Tak Terima Komentar Ini: SBY Nonton Indonesia Kalah


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus Presiden SBY Bidang Hukum, Denny Indrayana ngotot membela "juragannya" di Twitter. Denny berusaha menampik ocehan para pengguna twitter yang mengatakan bahwa setiap kali SBY menonton  pertandingan Sepakbola, Indonesia pasti didera kekalahan.
Lewat akunnya yang bernama dennyindrayana Denny berkicau.
dennyindrayana Denny Indrayana SBY nonton juga pernah menang :) so? Please deh :) RT @trisnobagoes: @rsholeh86 ya emang bgt kl sby nntn langsung pasti indonesia kalah. Tweets itu menanggapi tweets dari @rsholeh86 dan @trisnobagoes.
Bukan itu saja, setelah tweets tadi Denny pun kembali berkicau:
"Tidak fair! :)" tulis Denny memannggapi tweets dari @rikidhanu yang menulis, "klo waktu itu dia gak nonton,skor menangnya dobel,mungkin triple. - SBY nonton juga prnh menang. Please deh"
dennyindrayana Denny Indrayana: anda yg lucu :) RT @harpawest: SBY nonton menang hoki, sisanya kebanyakan KALAH. Realistisnya aja seperti itu tp msih aja dibela lucu bang. Di tweets terakhir ini Denny malah balik menduing.

Read More...
gravatar

Indonesia Kalah, Sejumlah Penonton Ngamuk


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekelompok penonton tampak mengamuk dengan memukuli penonton lainnya ketika pertandingan antara Timnas PSSI lawan  Bahrain baru saja berakhir di stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (6/9/2011), malam.
Beberapa penonton ini bahkan hendak memukuli seorang kameraman wartawan televisi swasta yang hendak mengabadikan gambar mereka.
"Ayo jangan macam-macam," teriak seorang diantara mereka. Kameramen televisi itu pun memilih mengalah.
Belum jelas apa alasan mereka mengamuk. Namun sekelompok suporter ini hendak memukuli siapa saja yang menghalau mereka. Sejumlah penonton berlarian menghindari mereka.
Ulah sebagian supoter ini terjadi di pintu XI. Namun ulah mereka tak berlangsung lama karena segera diamankan oleh polisi dan tidak sampai memakan korban.

Read More...